Pupuk langka? Inilah terobosan dari Kang Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

Ponorogo, meraksatu.com - Kang Bupati Sugiri Sancoko menghadiri Program Penyediaan Pupuk Non Subsidi Tunda Bayar antara Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dengan PT Antariksa Nusantara Indonesia Groub (PT ANIG) untuk wujudkan pertanian tangguh menuju Ponorogo Hebat di Gedung Sasana Praja, Senin (21/02/2022).

Program tunda bayar merupakan realisasi dari janji kampanye Kang Bupati dan Bunda Lisdyarita dimana dalam pembelian pupuk dapat dilakukan dengan penundaan pembayaran selama 4 bulan yang disebut Yarnen/ Bayar Ketika Panen.

"Saya tidak sedang punya kepentingan apapun, tapi bagaimana kita mencari PT yang mampu menghutangi agak panjang. Kemudian hadirlah PT Antariksa Nusantara Indonesia Groub yang mampu menunda bayar selama 4 bulan," ungkap Kang Bupati.

Ia mengungkapkan bahwa program ini tidak ada jaminan apapun. "Hanya ada jaminan kepercayaan, jaminan kepatuhan, dan jaminan kesadaran menjadi penting,".

Kang Bupati berharap program ini segera di sosialisasikan kepada para petani Ponorogo agar kedepan tidak ada lagi kegelisahan mengenai kelangkaan pupuk.

"Saya nyuwun tulung segera dikerjakan secara cepat. Memang bukan subsidi, tapi kan dibayar 4 bulan. Kalau dihitung rupiah itu sudah sama dengan harga subsidi ketika dihitung ekonomi," tambah Kang Bupati.

Adapun harga yang dipatok dari PT ANIG adalah RP 450.000,00/sak pupuk NPK (50 kg), RP 372.500,00/sak pupuk ZA (50 kg), dan RP 200.000,00/Sak pupuk Phospate (50 kg).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama